UKM Kukar Dapat Mentoring dari Malaysia
TENGGARANG, Puluhan penggusaha UKM (Usaha Kecil Menangah) yang
berada di Kukar ikut mentoring Bisnis Perakan Kukar Berbudaya yang dilaksanakan
di Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Tenggarong tepatnya berlokasi di
Jam Bentong Visitor Center, Rabu (13/9) siang.
Dalam mentoring Bisnis Perakan Kukar Berbudaya tersebut menghadirkan pembicara utama yakni Ade Meiliyana yang merupakan Fashion Desinger and Business Owner Of Sajura Malaysia Kuala Lumpur yang memberikan materi "Menjadi Pengusahan Dimulai Dengan Keputusan Untuk ber-Usaha" . dan juga menghadirkan pembicara Misnani Wahyudi yang merupakan Owner Klini Pisangan dan Istana Mendoan Bontang dengan materi. "Pilar Bisnis Piramida sebuah peta arah pergerakan usaha sehingga memudahkan langkah Eksekusi."
"Terkait materi ini saya menekankan terkait bagaimana bisa menjadi pengusaha yang biasanya kendala para UKM ketika mereka nanti hambatan atau tantangan itu biasanya mereka mudah menyerah, padahal kita menginginkan para pelaku usaha ini untuk bisa menghidupakn sektoril perekonomian kita dengan bertahan dengan usahanya. Jadi ada masanya pertumbuhan UKM ada juga masanya hilang selerti jamur di musim hujan." ujar Ade Meiliyana kepada media.
Meski sebagian besar pengusaha UKM yang hadir merupakan
perempuan, Ade mengatakan ini merupakan sebuah prestasi yang mana mereka
terlihat ingin membuktikan kalo mereka bisa memberika Sumbangan terhadap
perekonomian daerah.
“Sehingga saya ingin mereka lebih memfungsikan peran meraka yang tidak hanya di dalam dimestik tetapi juga peran publik Sehingga mereka memutuskan untuk berusaha itu mereka harus memiliki tanggung jawab sosial bagaimana mereka bisa memperdayakan perempuan perempuan lain, seperti prodak kerajinan yang mana mereka bisa merekrut tetangga maupun temanya supaya bisa memiliki kegiatan yang berdayaguna. “paparnya.
Menurutnya, produk produk kerajinan yang berada di Kukar seperti
Tenun sangat berpotensi karena berbeda dengan yang di luar mereka tidak
memiliki daya keterampilan yang bisa wariskan. "Keterampilan ini kan
sebenarnya mahal dan unik karena mereka tidak hanya membutuhkan ketelatenan
tetapi juga skil yang tinggi, yang itu biasanya di wariskan dari orang tuanya,
nah nilai ini yang kita jual, nilai sejarah dan keterampilan." Katanya.dra/poskotakaltimnews.com